December 28th, 2008 by ruang-sementara
soda, nanas muda, jamu kunir asam, rokok mentol
konsumsi rutin pasca kebodohan itu
loncat loncat, sit-up, back-up dan pijat urut perut
aktifitas harian setelah kekhilafan itu.
suatu kekonyolan singkat
hanya karena seonggok nafsu sesaat
otak tak menemukan pintu nalar
yang ada hanya pencapaian kepuasaan.
esensi nikmat tak terbendung
manakala setan tertawa riang membahana
pikiran menjadi mati rasa
serta merta logika tak kuasa menahan.
hasrat begitu menggebu-gebu
kuat dan dahsyat
seperti enggan menghalanginya
untuk menuntun hingga titik klimaks.
obsesi membumbui ambisi
hingga iman tergolek lemah tiada daya
dikalahkan oleh upaya manusiawi
yang diperbudak birahi.
dosa seakan hanya sebuah kata dalam kamus
dan Tuhan seakan tidak mempedulikannya
ketololan yang tidak tertolong
oleh norma norma.
waktu bergulir menjadi kadaluwarsa
satu akhir cerita yang klise
terlanjur salah, memang tidak berguna
penyesalan!
H 3121 KA
(211208)
Selasa, 23 Maret 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar